Jumat, 22 April 2016



Pengertian Sistem Informasi Manajemen
Manajemen sendiri mencakup proses perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, pengarahan, dan lain-lain, dalam suatu organisasi. Sedangkan, informasi dalam satu organisasi adalah data yang diolah sedemikian rupa sehingga memiliki nilai dan arti bagi organisasi.

Dengan ini, dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sistem yang mengolah serta mengorganisasikan data dan informasi yang berguna untuk mendukung pelaksanaan tugas dalam suatu organisasi.
  
Perkembangan Sistem Informasi Manajemen
Pada awal perkembangan komputerisasi informasi, komputer belum mempunyai program yang berjalan secara otomatis, melainkan hanya menjalankan komando yang dimasukkan secara manual ke dalam komputer. Setelah tahun 2000’an, sistem informasi manajemen mulai berkembang sebagai satu sistem yang terintegrasi pada berbagai induk perusa
haan dan cabang-cabangnya.

Sistem tersebut kemudian dibentuk dalam sistem informasi berbasis komputer (Computer Based Information System). Hingga kini, sistem informasi berjalan secara terintegrasi dan berjalan secara otomatis.

SIM sendiri mempunyai elemen-elemen fisik yang dibutuhkan untuk kelancaran sistem yang digunakan, yaitu perangkat keras komputer, perangkat lunak, yaitu perangkat lunak sistem umum, perangkat lunak terapan umum, serta program aplikasi.

Selanjutnya, dalam SIM terdapat database dan prosedur pelaksanaan sistem manajemen perusahaan dan tentunya, petugas yang mengoperasikan semua sistem tersebut. 

Fungsi Sistem Informasi Manajemen
Fungsi utama diterapkannya sistem infomasi manajemen dalam suatu organisasi adalah sebagai berikut:
  1. Mempermudah pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, pengawasan, pengarahan dan pendelegasian kerja kepada semua departemen yang memiliki hubungan komando atau koordinasi dengannya.
  2. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas data yang tersaji akurat dan tepat waktu.
  3. Meningkatkan produktifitas dan penghematan biaya dalam suatu organisasi.
  4. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena unit sistem kerja yang terkoordinir dan sistematis.

Contoh Sistem Informasi Manajemen
Beberapa contoh kongkrit penerapan sistem informasi manajemen adalah sebagai berikut:

1. Enterprise Resource Planning (ERP)
 Sistem ERP ini biasanya digunakan oleh sejumlah perusahaan besar dalam mengelola manajemen dan melakukan pengawasan yang saling terintegrasi terhadap unit bidang kerja Keuangan, Accounting, Sumber Daya Manusia, Pemasaran, Operasional dan Pengelolaan Persediaan.  

2. Supply Chain Management (SCM)
Sistem SCM ini sangaat bermanfaat bagi pihak manajemen dimana data data yang disajikan terintegrasi mengenai manajemen suplai bahan baku, mulai dari pemasok, produsen, pengecer hingga konsumen akhir.

3. Transaction Processing System (TPS)
TPS ini berguna untuk proses data dalam jumlah yang besar dengan transaksi bisnis yang rutin. Program ini biasa diaplikasikan untuk manajemen gaji dan inventaris. Contohnya adalah aplikasi yang digunakan untuk Bantuan Keuangan Desa Pemprov Jawa Timur.

4. Office Automation System (OAS)
Sistem aplikasi ini berguna untuk melancarkan komunikasi antar departemen dalam suatu perusahaan dengan cara mengintegrasikan server-server komputer pada setiap user di perusahaan. Contohnya adalah email.

5. Knowledge Work System (KWS)
Sistem informasi KWS ini mengintegrasikan satu pengetahuan baru ke dalam organisasi. Dengan ini, diharapkan para tenaga ahli dapat menerapkannya dalam pekerjaan mereka.

6. Informatic Management System (IMS)
IMS berfungsi untuk mendukung spektrum tugas-tugas dalam organisasi, yang juga dapat digunakan untuk membantu menganalisa pembuatan keputusan. Sistem ini juga dapat menyatukan beberapa fungsi informasi dengan program komputerisasi, seperti e-procurement.

7. Decision Support System (DSS)
Sistem ini membantu para manajer dalam mengambil keputusan dengan cara mengamati lingkungan dalam perusahaan. Contohnya, Link Elektronik di sekolah Tunas Bangsa, yang mengamati jumlah pendapatan atau pendaftaran siswa baru setiap tahun.

8. Expert System (ES) dan Artificial Intelligent (A.I.)
Sistem ini pada dasarnya menggunakan kecerdasan buatan untuk menganalisa pemecahan masalah dengan menggunakan pengetahuan tenaga ahli yang telah diprogram ke dalamnya. Contohnya, sistem jadwal mekanik.

9. Group Decision Support System (GDSS) dan Computer-Support Collaborative Work System (CSCWS)
Serupa dengan DSS, tetapi GDSS mencari solusi lewat pengumpulan pengetahuan dalam satu kelompok, bukan per individu. Biasanya berbentuk kuesioner, konsultasi, dan skenario. Contohnya adalah e-government.

10. Executive Support System (ESS)
Sistem ini membantu manajer dalam berinteraksi dengan lingkungan perusahaan dengan berpegang pada grafik dan pendukung komunikasi lainnya.

http://www.kembar.pro/2016/01/pengertian-fungsi-dan-contoh-sistem-informasi-manajemen.html

Senin, 18 April 2016

Assalamu’alaikum,

Perkenalkan nama saya Siti Maulaenni. Saya lahir di Bandung, tepatnya pada tanggal 27 Juli 1996. Dan saya ini adalah anak ke-3 dari 3 bersaudara. Jadi, jangan heran ya kalau saya agak manja. Soalnya saya emang selalu dimanja, hehe. Makannya jangan sampai ga manjain saya ya, orangtua 
saya aja manjain saya, masa kamu ngga, hehe.

Tapi, meskipun saya selalu dimanja bukan berarti kalau saya ini anak emas (anak kesayangan). Karena kalau dibandingkan dengan kedua kakak saya, saya itu ga ada apa-apanya. Mereka itu lurus hati (jujur) tidak besar mulut (bohong), rendah hati (baik,tidak sombong) tidak tinggi hati (sombong), tidak mudah naik darah (marah) alias lapang hati (sabar), cepat kaki ringan tangan (rajin) dan banyak akal (pandai). Sedangkan saya,,,                                                                                                                                                                                                                                        
Saya juga sebenernya  ga beda jauh sih sama mereka, apa yang tadi saya sebutkan tentang mereka sebenarnya ada dalam diri saya juga. Dan sebagai buktiknya kalau saya lurus hati tidak besar mulut yaitu saya beritahukan bahwa saya anak ketiga bukan anak pertama atau kedua karena didalam kartu keluarga saya, saya memang anak ketiga bukan anak pertama dan kedua. Berarti saya jujurkan???

Nah, sebagai bukti lain bahwa saya rendah hati tidak tinggi hati yaitu saya lebih dulu menggambarkan kakak saya yang memang memiliki sisi kepribadian yang sama baiknya dengan saya. Baru setelah itu saya beritahukan bahwa saya juga memiliki sisi kepribadian yang sama baiknya dengan mereka. Jadi kalau dalam peribahasa itu, sambil menyelam minum air  artinya sambil melakukan sesuatu, juga bisa mempelajari atau mendapatkan manfaat lain dari apa yang dilakukan. Seperti saya yang tidak hanya memperkenalkan diri saya namun disini juga saya memperkenalkan kakak-kakak saya dari sisi kepribadian mereka yang memang tidak jauh berbeda dengan saya. Jadi dalam perkenalan ini, kalian tidak hanya mengenal satu orang, namun tiga orang sekaligus. 

Selain itu saya juga menyebutkan bahwa saya ini tidak mudah naik darah alias lapang hati, dan sebagai buktinya dari awal perkenalan saya tidak marah kan pada kalian meskipun mungkin kalian seperti orang yang kebingungan menanggapi saya yang sedang perkenalan panjang lebar. Hehe

Cepat kaki ringan tangan, nah itulah saya. Kalau saya tidak seperti itu, saya tidak mungkin menjelaskan diri saya secara panjang lebar. 

Dan terakhir, saya itu banyak akal. Saya sertakan beberapa ungkapan dan peribahasa dalam perkenalan ini supaya perkenalannya tidak terlalu sederhana, meskipun mungkin menurut kalian perkenalan saya itu memang sederhana dan tidak begitu istimewa. Hehe

Semuanya sudah terbuktikan kalau saya memang seseorang yang memiliki kepribadian seperti itu. So, thanks a lot for your attention. Good bye and see you next time.